Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Sport » Sejarah Lahirnya PSSI: Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia

Sejarah Lahirnya PSSI: Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia

(3465 Views) August 11, 2014 11:08 pm | Published by | 1 Comment

pssiInfoSiana.Com – PSSI atau yang dikenal dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia merupakan organisasi induk olahraga sepak bola Indonesia. PSSI dibentuk pada tanggal 19 April 1930 di kota Yogyakarta ketika bangsa Indonesia masih dijajah Belanda. Sehingga dalam gerakannya, PSSI tidak terlepas dengan semangat nasionalisme dan perjuangan politik untuk menentang penjajah.

Akhir tahun 1920an, diselenggarakan pertandingan untuk meramaikan pasar malam dimana para pesertanya terdiri atas perkumpulan sepak bola/bond. Dari kegiatan tersebut dibentuklah wadah yang dinamakan Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB).

Awal mula kelahiran PSSI tidak terlepas dengan usaha Ir. Soeratin Sosrosoegondo, seorang insinyur sipil yang juga penggemar olahraga sepak bola. Kala itu ia bekerja di sebuah perusahaan milik Belanda bernama “Sizten en Lausada”. Namun akhirnya beliau mundur dari perusahaan tersebut karena jiwa nasionalisme yang bergejolak dalam dirinya pasca berkobarnya semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Ir. Soeratin Sosrosoegondo dan beberapa tokoh sepak bola nasional menggagas pertemuan untuk mematangkan ide pemersatu melalui kegiatan olahraga yaitu sepak bola. Awalnya pertemuan dilakukan secara kontak pribadi guna menghindari kecurigaan Polisi Belanda. Kemudian pada tanggal 19 April 1930, setelah persiapannya dirasa matang, diadakanlah pertemuan yang lebih besar dengan melibatkan para Perkumpulan/Bond seperti; Voetbal Indonesia Jacarta (VIJ), Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (BIVB), Persatuan Sepakbola Mataram (PSM), Vortenlandsche Voetbal Bond (VVB); Madioensche Voetbal Bond (MVB), Indonesische Voetbal Bond Magelang (IVBM), Soerabajashe Indonesische Voetbal Bond (SIVB). Dari pertemuan tersebut maka, lahirlah PSSI (Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia) dengan Ir. Soeratin sebagai ketuanya.

Setelah PSSI terbentuk, Ir. Soeratin menyusun program yang disebut sebagai “stridij program” dimana program tersebut syarat akan nuansa perjuangan dan kebangsaan. Kegiatan sepakbola dengan semangat kebangsaan inilah yang akhirnya membuat Susuhunan Paku Buwono X tertarik dan ia kemudian mendirikan stadion Sriwedari sebagai bentuk apresiasi terhadap bangkitnya “Sepakbola Kebangsaan”.

Seiring berjalannya waktu, PSSI semakin besar sehingga NIVB yang sudah berganti nama menjadi NIVU (Nederlandsh Indische Voetbal Unie) bekerja sama dengan PSSI pada tahun 1936. Namun pada perhelatan Piala Dunia 1938, PSSI tidak sepaham lagi dengan NIVU dimana seharusnya sesuai perjanjian “Gentelemen’s Agreement” antara PSSI dan NIVU harus dilakukan pertandingan terlebih dahulu sebelum mengirimkan tim piala dunia. Disamping itu, PSSI juga keberatan bila bendera yang akan dipakai sebagai perwakilan tim adalah bendera NIVU yang merupakan representasi bendera Belanda. Dalam kongres PSSI di Solo 1938, Soeratin membatalkan sepihak perjanjian dengan NIVU. Akhirnya NIVU mengirimkan timnya ke Piala Dunia 1938 tanpa pemain PSSI walaupun 9 diantaranya adalah pemain pribumi dan Tionghoa.

Pada zaman Jepang, PSSI dilebur oleh Jepang dalam badan olahraga yang disebut Tai Iku Kai dan kemudian Gelora (1944). Saat awal kemerdekaan, PSSI menjadi badan otonom sebagaimana yang diputuskan pada PORI III di Yogyakarta (1949). Pada 1 November 1952, secara resmi PSSI diterima menjadi anggota FIFA serta AFC pada tahun yang sama.

Pada tahun 1953, PSSI terdaftar dalam Departement Kehakiman dengan  SKep Menkeh R.I No. J.A.5/11/6, tanggal 2 Februari 1953, tambahan berita Negara R.I tanggal 3 Maret 1953, no 18.

PSSI terus bermetamorfosis seiring dengan perkembangan sepakbola dunia hingga saat ini. PSSI adalah spirit pemersatu bangsa melalui olah raga sepak bola sehingga setiap komponen bangsa sudah merasa memilikinya seperti halnya mereka memiliki tanah airnya.

Sumber: http://www.pssi.or.id

[Red.infosiana/2014]

Tags:
Categorised in:

1 Comment for Sejarah Lahirnya PSSI: Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!