Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Sport » Nasib Kompetisi Sepakbola Dalam Negeri Indonesia

Nasib Kompetisi Sepakbola Dalam Negeri Indonesia

(6198 Views) May 22, 2015 6:43 pm | Published by | No comment

logo-pssiInfoSiana.Com – Setelah beberapa waktu lalu kita sudah membahas tentang kompetisi liga sepakbola Indonesia yang berubah nama menjadi QNB League, ternyata sampai sekarang kompetisi sepakbola yang dianggap terbesar se-Asia tenggara itu masih belum ada kelanjutannya. Hal ini dikarenakan adanya semacam konflik antara Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia yang sejalan dengan BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia) berhadapan dengan PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) yang berkubu dengan PT. Liga Indonesia. Lucunya, kompetisi ini sebenarnya sudah mulai berjalan selama dua minggu, namun kemudian dihentikan di tengah jalan. Menurut berita awal, kompetisi hanya mengalami penundaan. Alasan yang muncul pun cukup beragam, mulai dari adanya KTT Asia-Afrika, kemudian sanksi administratif dari Menpora kepada Arema dan Persebaya, yang berakibat pada polemik antara BOPI dan PT. Liga Indonesia. BOPI menilai Arema dan Persebaya tidak memenuhi syarat untuk mengikuti kompetisi, sehingga melarang keduanya untuk meneruskan kompetisi. Di sisi lain, PSSI tidak mengindahkan larangan tersebut dan tetap meneruskan kompetisi. Alhasil, polemik semakin bertambah parah, yang berbuah pada dibekukannya PSSI oleh Menpora.

Berhentinya liga super Indonesia ini berdampak besar pada banyak pihak. Pihak yang paling tampak terpengaruh tentu saja klub-klub sepakbola yang seharusnya mengikuti kompetisi tersebut. Klub yang notabene mendapatkan pemasukan terbesarnya lewat penjualan tiket pertandingan menjadi rawan merugi. Dengan dihentikannya kompetisi, maka dipastikan tidak ada pemasukan lewat penjualan tiket. Selain itu, para sponsor akan sangat dimaklumi jika meninggalkan klub karena mereka tidak bisa lagi mempromosikan produknya dengan normal setelah kompetisi dihentikan. Pihak lain yang terkena dampaknya tentu saja para pemain yang menjadikan sepakbola sebagai lahan untuk mempertahankan hidupnya dan tidak sedikit pula keluarganya.

Polemik yang terjadi ternyata tidak hanya berdampak pada penghentian kompetisi liga, turnamen pra musim yang bernama QNB Champions Cup juga terkena getahnya. Turnamen pra musim yang dijadwalkan akan diikuti oleh 18 klub terpaksa dihentikan oleh PT. Liga Indonesia setelah mereka tidak mendapatkan rekomendasi dari BOPI. Dengan ketiadaan kedua kompetisi tersebut, klub-klub banyak yang mengalami pengangguran, namun tidak sedikit pula yang masih merencanakan agenda lain. Agenda lain itu termasuk mengikuti turnamen kecil-kecilan, mengadakan uji coba dengan klub lain, atau bahkan ada yang memunculkan wacana untuk bergabung dengan kompetisi di negara tetangga. Terlepas dari itu semua, mari kita berharap agar konflik yang terjadi bisa segera selesai demi kemajuan masa depan sepakbola Indonesia.

[Red.Infosiana/2015]

Referensi:
http://www.bola.net/
http://www.aremafc.com/

Tags: , , ,
Categorised in:

No comment for Nasib Kompetisi Sepakbola Dalam Negeri Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!