Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Health » Jenis Penyakit Hemofilia dan Cara Mengobatinya

Jenis Penyakit Hemofilia dan Cara Mengobatinya

(827 Views) January 8, 2015 6:24 am | Published by | No comment

hemofilia )InfoSiana.Com – Sekitar beberapa waktu yang lalu saya menjenguk seorang teman yang sakit. Dia pun bercerita bahwa penyakit yang dideritanya adalah hemofilia. Pada mulanya dia hanya melakukan operasi gigi karena ada dua gigi geraham yang posisinya tidak normal sehingga harus dicabut. Setelah operasinya selesai, terjadi pendarahan pada bekas operasi yang telah dilakukan. Melalui pemeriksaan darah, akhirnya diketahui bahwa dia menderita hemofilia. Pertanyaan yang mungkin langsung muncul adalah bagaimana bisa hemofilia tersebut diketahui baru setelah penderita dioperasi. Padahal gejala yang paling terkenal dari hemofilia adalah kesulitan suatu luka pada organ tubuh untuk mengering dan sembuh. Apa mungkin penderita tersebut sama sekali belum pernah terkena luka? Ternyata, hemofilia yang dideritanya termasuk kategori ringan. Dengan kata lain, untuk luka yang terjadi di luar, dia tidak mengalami kesulitan dalam penyembuhannya. Atau bisa dibilang, efek dari hemofilianya hanya terjadi untuk luka pada organ dalam.

Secara ilmiah, ada tiga jenis hemofilia, yakni hemofilia A, hemofilia B, dan hemofilia C. Perbedaan dari ketiganya hanyalah jenis faktor yang mengalami defisiensi pada faktor pembekuan (faktor VIII, faktor IX, faktor XI). Sedangkan gejala dari ketiganya hampir sama antara satu dengan lainnya. Selain gejala yang sering dikenal, yakni kesulitan dalam penyembuhan luka, gejala lain yang mungkin terjadi adalah mudah memar pada bagian tubuh terutama persendian.

Hemofilia merupakan penyakit keturunan yang cukup unik. Unik dalam arti wanita tidak akan menderita hemofilia namun akan menjadi pembawa penyakit tersebut. Sehingga penderitaan karena hemofilia akan dialami oleh kaum pria, yang tidak akan menjadi pembawa. Pendek kata, jika ada seorang pria yang menderita hemofilia, dapat dipastikan bahwa penyakit itu diturunkan dari ibunya.

Meskipun hemofilia tidak ada obatnya, perawatan bagi penderitanya sudah tersedia cukup memadai pada zaman sekarang ini. Perawatan itu meliputi kontrol dengan infus faktor pembekuan yang defisit, yang dilakukan secara berkala. Terdapat juga latihan fisik khusus yang berfungsi untuk memperkuat persendian penderitanya. Selain itu, ada juga pengobatan alternatif yang mencakup terapi hipnotis dan obat-obatan herbal.

[Red.infosiana/2015]

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Hemofilia
http://en.wikipedia.org/wiki/Haemophilia

Tags:
Categorised in:

No comment for Jenis Penyakit Hemofilia dan Cara Mengobatinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!